Cara Pijat Tradisional di Daerah Ciracas Jakarta Timur

Hampir beberapa besar masyarakat mengenal pijat tradisional Indonesia. Tetapi, hanya segelintir saja yang mengenal cara pijat tradisional. Umumnya, pijat dilaksanakan pada tempat punggung. Sebab komponen tubuh ini yang paling kerap kali gampang nyeri dan pegal. Padahal begitu, terdapat pula komponen tubuh lain yang umum dipijat seperti tangan, kaki, kepala dan lain sebagainya. Tidak semua orang bisa melaksanakan terapi pijat. Setidaknya diperlukan latihan, pengalaman serta keterampilan khusus dalam memijat. Pun, kini ini diperlukan lisensi atau akta untuk diperbolehkan membuka tempat pijat. Pasalnya pijatan terkait dengan jaringan otot. Padahal demikian, Anda tetap bisa mencoba beberapa teknik dasar untuk memberikan pijatan bermutu untuk orang-orang di rumah.

Cara Pijat Tradisional Beserta Tekniknya
Hal yang perlu diingat ialah teknik-teknik ini hanya bisa memberikan tekanan ringan pada tubuh. Untuk pemijatan yang lebih intensif seperti meredakan nyeri, memecahkan keseleo dan lain sebagainya sebaiknya datang lantas ke praktisi yang lebih profesional. Sebab kesalahan sedikit saja bisa mengakibatkan hal yang fatal. Berikut ini ialah beberapa teknik cara memijat yang gampang dan ringan.

Gerakan Percussive
Cara pijat tradisional di ciracas yang pertama ialah menerapkan gerakan Percussive. Gerakan ini juga populer dengan nama tapotement. Pada dasarnya, teknik ini ialah rangkaian pijatan sederhana yang singkat melainkan dilaksanakan secara berulang-ulang menerapkan tangan. Untuk melaksanakan gerakan ini, Anda hanya perlu menelungkupkan tangan dan biarkan semua jari mengarah pada spot yang sama. Kecuali itu, Anda juga bisa mengepalkan tangan, kemudian memijat komponen tubuh menerapkan buku ibu jari. Sekedar info, gerakan ini akan membikin jaringan otot pada punggung terangsang sehingga lebih rileks. Setelah melaksanakan beberapa kali gerakan, rilekskan pergelangan tangan lalu tekuk. Lakukan gerakan-gerakan pesat supaya teknik Percussive lebih terasa. Hal ini juga bermanfaat untuk menetapkan bahwa Anda tidak menekan tubuh terlalu kuat.

Gerakan Petrissage
Cara pijat tradisional selanjutnya ialah menerapkan gerakan Petrissage. Teknik ini melaksanakan gerakan memutar untuk memperbaiki dan memperlancar sirkulasi di dalam darah. Gerakan pendek dan memutar pada teknik ini bisa dilaksanakan dengan menerapkan ujung jari, buku-buku jari atau telapak tangan. Untuk mengawali gerakan ini, lakukan terutamanya dahulu pada komponen tengah pinggul. Jangan mengawalinya dari bahu, sebab hal tersebut akan membikin tubuh menjadi lebih pegal dan kelelahan. Setelah itu, pelan naik hingga menempuh bahu. Pijat semua permukaan punggung dengan kisaran waktu antara 2 hingga 5 menit. Berikan tekanan ringan saja, jangan terlalu berlebihan.

Gerakan Effleurage
Gerakan Effleurage lebih ringan diperbandingkan dengan gerakan Petrissage. Sebab gerakan ini hanya berupa friksi atau pijatan ringan pada tubuh secara menyeluruh. Dalam gerakan ini, Anda wajib menerapkan semua permukaan telapak tangan dan pijat mulai dari punggung komponen bawah hingga mengarah ke atas. Pastikan bahwa pijatan yang diberi senantiasa mengarah ke atas. Sebab gerakan ini sesuai dengan arah alira darah. Setelah itu, dorong tangan ke komponen tepi punggung secara pelan. Kemudian tetap pertahankan sentuhan antara tangan dengan tepi punggung untuk menariknya kembali ke komponen bawah. Ulangi Cara pijat tradisional ini selama kurang lebih 4 menit sembari memberikan tekanan ringan. Kecuali itu, jangan lupa untuk memijat secara pelan komponen leher dan bahu.

Bagaimana? Gerakan memijat di atas sangat gampang untuk diterapkan bukan? Dengan begitu, Anda bisa memberikan pijitan bermutu untuk keluarga tercinta di rumah. Sekian sedikit info mengenai Cara pijat tradisional ringan, semoga bermanfaat.