Kelemahan Aplikasi Komputer Akuntansi MYOB Accounting Plus 13 Yang Belum Anda Ketahui

Memang banyak sekali kelebihan dari aplikasi komputer akuntansi keuangan MYOB. Namun ternyata, ada juga kelemahan dari aplikasi ini. Memang kelemahannya tidak sebanding dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh aplikasi ini, namun tetap saja Anda harus mengetahuinya.

Ya, setiap aplikasi pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal tersebut memang sudah tidak mengherankan lagi.

Anda pun tidak perlu mencemaskan kelemahan dari MYOB, karena tidak akan berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kelebihannya. Hanya saja, Anda patut untuk mengantisipasinya agar bisa menentukan jalan yang terbaik.
Penasaran, apa saja kelemahan dari software ini? Yuk simak informasi lengkapnya berikut ini.

Kelemahan Aplikasi Komputer Akuntansi MYOB Accounting Plus 13 Yang Belum Anda Ketahui

Kelemahan Aplikasi Komputer Akuntansi MYOB Accounting Plus 13 Yang Belum Anda Ketahui

Kelemahan MYOB Accounting Plus 13

  1. Menggunakan sistem database yang terkunci

    Apa arti dari database yang terkunci? Bukankah ini baik agar orang asing tidak dapat mengetahui data keuangan dari perusahaan Anda? Mungkin orang awam berpikirnya demikian, namun kenyataannya database yang terkunci merupakan kelemahan yang harus Anda terima jika menggunakan aplikasi komputer akuntansi MYOB Plus 13.

    Database yang terkunci artinya pengguna tidak bisa melakukan modifikasi field, modifikasi laporan, dan lainnya. Tentu ini akan menyulitkan Anda jika diperlukan customization. Ya, manusia memang tidak ada yang sempurna, terkadang Anda bisa saja salah dalam menginput data dan hal buruknya data tersebut sulit untuk dirubah.

  2. Buatan dari luar negeri

    Software ini memang buatan dari Australia, sehingga ada beberapa kesulitan yang akan dialami oleh warga Indonesia yaitu tidak adanya fitur pajak yang mengharuskan Anda untuk melaporkan pajak dengan software lainnya. Tentu hal tersebut sangatlah tidak efektif.

    Kesulitan lainnya adalah jika penggunanya kurang lancar dalam memahami istilah akuntansi dalam Bahasa Inggris. Jadi perlu diadakan pembelajaran terlebih dahulu yang akan memakan waktu agak lama.

  3. Tidak adanya fitur modul fixed assets

    Aplikasi komputer akuntansi MYOB tidak dilengkapi dengan modul fixed assets, sehingga jika suatu saat perusahaan harus mengelola asset yang dimiliki maka harus menggunakan software yang lainnya.

    Contoh bidang usaha yang memerlukan aplikasi pengelolaan asset agar dapat menghitung asset yang dimiliki dan bisa membuat laporan pertanggungjawaban adalah persewaan genset. Bidang usaha persewaan genset memerlukan aplikasi pengelolaan asset untuk mencatat keberadaan lokasi, jumlah asset, maintenance, jenis barang, dan masih banyak lagi.

  4. Kelemahan multi warehouse

    Kelemahan multi warehouse menimbulkan pengelolaan barang konsinyasi menjadi sulit untuk dilakukan oleh MYOB. Ya, kecanggihan dari aplikasi ini memang tidak mampu untuk melakukan pengelolaan barang konsinyasi, sehingga membutuhkan software lain untuk melakukannya dan ini mengakibatkan perusahaan Anda harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli software baru. Tentu hal tersebut sangat tidak efektif.

  5. Tidak diperuntukkan untuk perusahaan multi company

    Artinya adalah jika Anda mempunyai perusahaan yang cabangnya dimana-mana, maka tidak disarankan untuk menggunakan aplikasi komputer akuntansi yang satu ini, karena MYOB belum didesain untuk menangani banyak perusahaan dengan skala yang luas.

    Jadi, Anda tidak bisa membuat laporan konsolidasi dengan menggunakan software yang satu ini.

Terkadang kelemahan suatu software membuat kita merasa menjadi kendala dalam menggunakannya. Apabila anda ingin menggunakan software akuntansi yang semua fiturnya anda inginkan dan juga tanpa adanya kelemahan, anda bisa mencoba Sleekr Accounting. Aplikasi akuntansi ini merupakan yang terbaik untuk saat ini, anda tidak perlu ragu lagi dalam memilih software akuntansi untuk perusahaan anda.